Dua Pilihan

1010 Words

Gadis itu berlarian di sepanjang lorong. Baru dini hari tadi ia sampai. Niatnya ingin sengaja terlambat supaya bisa istirahat lebih lama di kamar kost. Sayangnya, semenjak ia belum bangun tidur, manager menelepon, mengatakan bahwa ia harus datang lebih awal pagi ini. Sebagai karyawan baru, ia harus membangun citra yang baik. Jadi ia sama sekali tak melawan. Manager meminta Rashi untuk ikut dengannya. Entah ke mana. Rashi hanya pasrah. Hingga mereka sampai pada ruangan besar di lantai 14. Ruangan tanpa nama, hanya pintu polos. Rashi bahkan belum pernah menginjakkan kaki di lantai ini sebelumnya. Jadi ia tak tahu sama sekali ruangan apa itu. Manager membukakan pintu untuknya, mempersilakan Rashi masuk. Rashi bingung karena ia dibiarkan masuk sendiri, manager menunggu di luar. Ruangan apa i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD