"Aku berlalu dari hadapan mereka dan pergi ke kamar.
Braaak, ....
Ku banting pintu itu, rasanya aku ingin menampar si ulat bulu itu.
Kamu keterlaluan banget, kurang kah pengorbananku selama ini? Aku terus bermonolog seiring air mataku yang terus membasahi pipi, aku memasukan baju untuk persiapan besok keluar kota, aku mengeluarkan semua surat surat penting yang selama ini aku amankan. Tak ada yang tau. Aku berencana akan memindahkan ke tempat yang aman. Untuk saat ini aku akan berpura pura saja seperti biasa.
Aku memandang potret pernikahanku dan mas ferdy lalu ku turunkan dan ku simpan di belakang lemari.
Kring kring
Aku mengangkat tlp dari adam suruhanku.
"Bu apartemen di kelapa gading sudah di bersihkan". ada bi amel juga yang siap membantu ibu.
Ibu kapan mau pindah ?
Kata adam di tlp.
"Nanti ku suruh mirna untuk tinggal disana dulu, kasian dia kos di tempat yang sempit."Kalau masalahku udah selesai di kabarin.
"Kamu jemput mirna ya". Bilang saja aku yang suruh.
Jawabku
"Baik bu siap laksanakan.
Tlp pun di tutup aku pun chat mirna adam akan menjemputnya untuk tinggal di apartemen.
Kriing kring
Suara tlp dari mirna
"Bu boss bener saya pindah kesana.
" Iya mirna ada bi amel di situ. Aku kwatir kau sendiri. Kala di sana ada temen. Kalau masalahku udah selesai kita tinggal bareng jawabku
"Ok bu boss saya ngikut aja, lumayan duit kosku buat biaya ade di kampung.
" Iya woles aja heeee.
"Aku pun melanjutkan bebenah apa yang penting dulu ku bawa."
Kalau masalah udah selesai aku pun akan menjual rumah itu.
********
"Kartikaaaa.....
Seperti biasa lengkingan suara mertuaku di pagi hari.
"Kenapa kamu belum siapkan sarapan hah?
"Maaf maa mulai sekarang tidak ada sarapan. Kalau mama mau bikin aja sendiri
Plak
"Berani kurang ajar kamu sekarang ya" dasar menantu mandul.
"Cukup ya ma selama ini saya udah sabar di perlakukan kaya upik abu lama lama saya bisa hilang kewarasan.,"
"Bukankah mama cari menantu lain" . Suruh saja dia yang masak dan siapkan semua.
"Ada apa ini ribut ribut pagi pagi "?
"Ferdy kebetulan kamu datang, "lihat istrimu yang mandul itu sudah berani membantah, dia tidak mau bikin kan sarapan buat mama dan adikmu. Adu mertuaku pada mas ferdy.
"Kar betul begitu,"? apa susahnya sih bikinkan sarapan buat mama, dia juga sama seperti ibumu, kata mas ferdy
" Mas ferdy",cukup ya mas aku di jadikan babu di rumah ini, selama ini aku sudah diam walau di caci maki, tapi dengan teganya mamamu membawa perempuan lain ke rumah ini. dan dia mengatakan hamil anakmu.jahat kamu mas ucapku.
"Sudahlah aku mau pergi." urusan kita belum selesai.
"Tunggu kar, itu tidak benar, mungkin mama cuma ingin memanasimu saja.", jangan di ambil hati, aku tidak tau perempuan mana. Pembelaan mas ferdy yang memuakan.
Minggir aku mau pergi.
aku langsung masuk mobil meninggalkan mereka yang masih berdiri.
Di rumah ferdy
"Maa kenapa bawa cindy kesini", aku belum mendapatkan apapun dari dia. Kalau dia minta cerai gimana ma? mas ferdy nyerocos menyalahkan mamanya. Cerai kan saja istri mandulmu itu apa susahnya sih, kamu kan dapat cindy lebih dari dia, cantik bisa hamil kaya. ,dia punya apa?
Bu reni me jawab omelan fedy.
Sudah ah bikin pusing saja.
******
Aku menuju ke bandara untuk melakukan pekerjaan di bandung, mirna sudah menunggu di sana.
"Hai bu boss udah nyampe, sambut mirna.
"Iya mir setelah melewati drama di rumah huh membagongkan banget s**t.
Sampe di tempat tujuan aku langsung ke hotel untuk istirahat sebentar, sebelum memulai meeting.
"Mir semua udah di siapkan? Tanyaku
"Sudah bu boss." bu boss istirahat saja dulu. Jawab mirna.
Kayanya aku rebahan deh bentar pusing pala berby hehe.
*****
Waktu meeting sudah tiba, kami siap siap pergi ke tempat yang sudah di tentukan ya itu hotel sindang reret, sengaja memilih tempat yang suasana nya sejuk dan indah.
Selamat siang bu kartika maaf terlambat, kata pa johan, oh kami juga baru datang silahkan duduk. Bagaimana kalau kita makan dulu kata pak johan, boleh juga tuh jawabku
Pelayan sini, silahkan pa mau pesan apa? Tanya pelayan.
Mirna, bu tika,kalian pilih saja. Kata pa johan.
Kita samain aja deh jawab mereka
Baiklah samain saja steak sama es jeruk ya, kata pa johan, pelayanpun berlalu.
Setelah makan kami pun melanjutkan meeting yang tertuda, dan setelah dua jam akhirnya selesai juga.
Terima kasih pa johan atas kerja samanya kataku
Sama sama bu kartika.
Jumpa lagi di pertemuan berikutnya.
********
Bandung lembang yang sejuk membuat fikiranku fresh.
Aku berdiri di balkon hotel memandang jalan yang sedikit merayap, tak sengaja aku melihat gadis kecil itu lagi bersama om nya yang di panggil rizal.
"Mir kamu lagi ngapain anteng banget? Tanyaku pada mirna.
"Ini bu boss aku lagi chating sama temenku yang lawyer itu," katanya dia juga ada di bandung , Jawab mirna
"Oh ya kita bisa ketemuan dong disini. Jawabku.
"Nanti aku tanya dia dulu deh bisa gak, soalnya dia lagi ada urusan katanya.
"Ya udah tanya aja dulu.
"Zal kita bisa ketemuan gak? bu boss mau ketemu yang ku ceritakan kemarin
Ting....
Rizal
"Bisa jam berapa dan dimana"?
Mirna
"Kita di hotel sindang reret nih, ketemuan di bawah aja boleh gak?
Rizal
"Boleh kebetulan saya jiga nginep di situ, tapi lagi keluar dulu biasa bawa ponakan main.
Mirna
Ok malam gitu jumpa di bawah ya
Bu boss ternyata temenku juga nginep di sini, tapi lagi keluar bawa ponakannya dulu.
Nanti dikabarin kalau udah datang kata mirna.
Oh ya udah kita jalan ke bawah. Siapa tau ada yang menarik di sana jawabku
Lets go....
Kami pun keluar untuk melihat lihat.
"Mir disana ada jajanan kayanya enak deh, kita beli yu, ajakku pada mirna
"Wah bu boss suka jajanan di pinggir jalan, kan biasanya orang kaya malu jajan di jalan jawab mirna.
Ish kamu tidak semua orang kaya itu begitu, lagipun aku lebih suka jajan seperti itu, rasanya kadang lebih enak ayok kita jajan.
Kami pun jajan berdua sambil nongkrong, tiba tiba anak kecil memanggilku, tante cantik lagi apa?
Aku pun menoleh, tania kita jumpa lagi kamu sama siapa disini nak?
Sama om tante sama papa juga, kebetulan papa lagi ada kerjaan jadi kesini, jawab tania.
Ini kenalin kak mirna. Halo tania, halo kak mirna
Tanteu ngapain di bandung? Tanya tania
Tante ada kerjaan nak, tante nginap di situ tuh jawabku sambil menunjukan penginapan.
Ooh sama dong kami juga nginep di situ. jawab tania. Kalau gitu kita bareng lagi dong kesana horeee sorak tania.
Bu boss itu kenal dimana sama tania?
Oh kemarin di pantai, kasian mamanya udah meninggal jawabku
Oh kasian.
Tania.....
Om rizal itu tante cantik ada di sini juga tuh ucap tania
Hai rizal...
Hai kartika...
Kamu?
*****