26

4344 Words

Happiness is a Simple, but Meaningful "Sweetie?" Langkah Alodia otomatis terhenti saat suara itu memanggilnya. Tanpa menoleh pun ia tahu kalau itu Danola. Dan tolong, ini kenapa dia jadi jantungan gini? "Pagi?" sapa Danola ramah setelah berdiri di sebelahnya. "Pagi." Alodia membalas singkat tanpa berani melihat mata Danola. "Udah sarapan belom?" "Udah." "Gue anterin ke kelas, ya?" "Ngapain juga diantar-antar.” "Gitu?" "Udah sana jauh-jauh. Ntar pacar lo lihat." Nada bicara Alodia terdengar sinis. "Gue nggak punya pacar." "Oh, terus yang sering mojok di tangga itu siapa, ya?" Alodia melanjutkan langkahnya. Ia bisa mendengar langkah kaki dan wangi Danola mengikutinya di belakang. "Jadi, ceritanya lo sering perhatiin gue, ya?" "Terserah." Alodia mempercepat langkahnya. Dan berunt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD