"Hei, b******n tengik bangun kau!" teriak wanita itu mengguncang tubuh kekar Dava. "Bangun kau berengsek!" Dava tersentak kaget bangun dari tidur nyenyaknya, rasa pusing dan ngantuk yang masih menderanya membuat ia tak begitu jelas melihat wajah wanita yang bertamu ke rumahnya itu. Demi memastikan penglihatannya agar jelas melihat, Dava mengucek kedua matanya. Dan saat itu ia baru tahu jika wanita yang di depannya ini bukan Airaa. "Siapa kau?" sentak Dava panik seraya menatap ke segala arah mencari keberadaan Airaa. "Airaa!" teriaknya memanggil nama Airaa. "Sayang! Kamu di mana?" Dava terus berteriak memanggil nama Airaa. Merasa tak tenang Dava pun bangkit turun dari ranjang, membiarkan ketelanjangannya di depan wanita yang sepertinya pernah menghabiskan satu malam dengannya. Dava

