"Kau membeku didalam sana dik, aku kira kau akan mati terkena serangan jantung saat berhadapan dengan papanya mina" andrew terkekeh melihat wajah adiknya yang mulai terlihat lebih tenang setelah meninggalkan kediaman mina. "Hentikan itu bro.. Aku tidak tahu bagaimana caranya kau bisa menjadi tenang saat meminta christie pada ayahnya" gafin mengusap sisa-sisa keringat dikeningnya. "Aku memang bukan sepertimu yang sangat pandai bernegosiasi masalah bisnis dan proyek, tapi aku sangat pandai merayu, termasuk merayu ayah christie untuk menyerahkan putri dan cucunya padaku" andrew terkekeh melihat gafin yang terlihat kesal padanya. "Jika aku yang menjadi ayah christie, aku tidak akan membiarkanmu tanpa luka sedikitpun keluar dari rumahku"gafin menatap dalam mata kakaknya itu. "Semua orang pe

