Kakak cemburu?

1440 Words
"Maaf Bu Ratna saya datang sedikit terlambat. Tadi di jalan agak macet sekali lagi saya minta maaf," kata Vanilla memasang ekspresi bersalah. "Untuk kali ini saya maafkan kamu tapi lain kali jangan sampai terlambat. Untung saja bos kita belum datang kalau bos kita sudah lebih datang tapi kamu belum datang maka kamu akan kena marah. Karena bos kita paling tidak suka jika ada karyawannya yang terlambat. Memang bos kita sangat terkenal disiplin jadi kamu harus tahu soal itu," pesan Bu Ratna mengingatkan. "Baik Bu saya mengerti," jawab Vanilla mengerti. "Kalau begitu saya akan menunjukkan dimana tempat kerja kamu dan saya akan menjelaskan pekerjaan apa yang harus kamu kerjakan," kata Bu Ratna menjelaskan. Vanilla pun mengikuti langkah wanita yang bernama ibu Ratna itu. Ia tak mau sampai salah melangkah di hari pertamanya masuk kerja. Apalagi ia bekerja sebagai asisten pemilik rumah sakit dimana ia bekerja jadi Vanilla harus memberikan kinerja yang terbaik. "Ini meja kamu dan depannya ada ruang pemilik rumah sakit ini. Disini tugas kamu adalah mengatur semua jadwal beliau dan juga melakukan apapun yang diperintahkan oleh beliau. Selain beliau adalah pemilik rumah sakit ini tapi beliau juga dokter bedah ahli disini jadi kamu harus benar-benar meringankan tugas beliau dalam pekerjaan sebagai pemilik rumah sakit dan juga dokter bedah di rumah sakit ini," kata Bu Ratna menjelaskan panjang lebar. "Baik Bu saya mengerti," jawab Vanilla patuh. Tanpa mereka sadari ada seseorang yang datang mendekat kearah mereka. Rumah "Selamat pagi," sapa orang yang baru datang itu. Bu Ratna dan juga Vanilla langsung membalikan tubuhnya ketika ada orang yang datang. Dan ketika mereka berbalik tampak Bu Ratna kaget ketika tahu siapa yang datang sedangkan Vanilla tampak biasa aja ketika melihat orang itu seakan-akan ia sudah mengenal orang itu. "Selamat pagi pak Nicholas," jawab Bu Ratna balik. "Ada apa Bu Ratna pagi-pagi sudah ada di depan ruang kerja saya apa ada hal penting yang mau ibu Ratna sampaikan kepada saya?" tanya Nicholas dengan sopan. "Sebelumnya maaf sudah mengganggu waktu pak Nicholas tapi kedatangan saya kesini ingin memperkenalkan asisten baru untuk bapak. Karena bapak bilang membutuhkan asisten untuk membantu pekerjaan bapak dan saya sudah membawakannya untuk. Perkenalkan namanya Vanilla Anastasya dia adalah asisten baru untuk bapak," jawab Bu Ratna menjelaskan. Nicholas pun langsung menatap kearah Vanilla dengan ekspresi yang datar. Vanilla sendiri berusaha untuk tersenyum sambil menjaga sikapnya dengan baik. "Vanilla perkenalkan diri kamu," perintah Bu Ratna. "Baik Bu. Selamat pagi pak perkenalkan nama saya Vanilla Anastasya. Mulai hari ini saya akan menjadi asisten bapak jadi kalau bapak butuh bantuan saya bapak bisa langsung memanggil saya karena saya akan melakukan pekerjaan ini dengan baik," kata Vanilla ramah. Nicholas tak menjawab apa-apa tapi dia terus menatap kearah Vanilla. "Vanilla akan menjalani masa percobaan selama tiga bulan jika selama tiga bulan ini bapak tidak cocok dengan kinerjanya bapak bisa langsung mengatakan kepada saya dan saya akan mencari penggantinya," kata Bu Ratna menjelaskan. "Kita coba dulu saja bagaimana kedepannya nanti saya akan memberitahukan bagaimana perkembangannya. Terima kasih Bu Ratna sudah mengantarkan asisten saya secara langsung. Kalau begitu bisa tinggalkan kami berdua karena saya harus memberitahukan kepada dia apa saja yang harus dilakukan," pinta Nicholas. "Baik pak Nicholas. Kalau begitu saya permisi dulu," pamit Bu Ratna. Setelah itu Bu Ratna pun pergi dari ruangan itu dan meninggalkan Nicholas dan Vanilla sendiri. "Kamu masuk kedalam ruangan saya," perintah Nicholas yang sudah masuk kedalam ruang kerjanya. Vanilla sendiri langsung mengambil buku catatannya ketika akan masuk ke ruang bosnya itu. Ketika Vanilla masuk kedalan ruangan itu tiba-tiba ada sebuah tangan yang menarik tangannya dan langsung membawanya kedalam pelukan orang itu. "Gimana akting aku sudah sudah sangat meyakinkan kan?" tanya Nicholas yang sudah memeluk tubuh sang istri. Vanilla yang berada dalam pelukan sang suami pun tersenyum mendengar perkataan dari sang suami. Tapi tadi Vanilla sempat khawatir ketika ia bertemu dengan suaminya apakah suaminya ini bisa menjaga sikapnya agar orang-orang tak tahu jika mereka berdua memiliki hubungan yang sangat intim. Tapi untung saja suaminya ini bisa membaca keadaan sehingga bisa bersikap dengan baik. Tapi untuk mendapatkan semua itu Vanilla harus membayar dengan sangat mahal. Ia tidak boleh menolak ketika suaminya ini mengajaknya untuk melalui malam-malam panas dan penuh menggairahkan. Maka dari itu tadi pagi ia kesiangan karena memamg semalam ia harus melayani nafsu sang suami yang tak ada habisnya. "Akting kakak benar-benar bagus tapi tetap aja jangan menatap aku seperti tadi karena nanti membuat orang-orang jadi salah paham. Kakak sudah janji kan kalau kita akan bersikap profesional ketika di dalam lingkungan kerja. Aku gak mau kakak menganggap aku sebagai istri kakak melainkan sebagai karyawan kakak. Jadi kalau aku berbuat salah kakak bisa langsung menegur aku kapan saja. Dan juga bisa memberikan aku hukuman jika aku tak melakukan pekerjaan dengan benar. Ok kak?" tanya Vanilla yang masih dalam pelukan Nicholas. "Tentu saja sayang aku pasti selalu bekerja secara profesional dan tak akan bersikap asal-asalan. Tapi kalau soal hukuman yang kamu maksud itu maka aku akan memberikan hukuman kepada kamu tapi bukan hukuman yang biasa melainkan hukuman kenikmatan yang pastinya aku dan kamu suka. Menurut aku itu adalah hukuman yang tepat untuk kamu sayang kalau kamu buat kesalahan," jawab Nicholas dengan ekspresi mesumnya. Vanilla yang mendengar jawaban dari sang suami langsung melepaskan pelukan sang suami dan menatapnya penuh rasa kesal. "Aku baru tahu kalau aku menikahi laki-laki m***m seperti kakak. Kenapa aku bisa begitu jatuh cinta sama kakak bahkan mengejar-ngejar cinta kakak dari aku SMP. Kalau tahu jika sifat kakak yang m***m ini buat aku kewalahan mungkin aku dulu jadi memikirkan matang-matang untuk menikah dengan kakak. Aku bisa menikah dengan laki-laki tampan yang sama seperti di drama Korea yang aku tonton itu. Bukan sama kakak yang super m***m dan juga cuek banget," sindir Vanilla. Rahang Nicholas mengetat ketika mendengar perkataan dari sang istri. Ia pun berjalan mendekat kearah Vanilla dan tanpa Vanilla sadari suaminya itu menarik pinggangnya mendekat kearahnya dan setelah itu tanpa aba-aba langsung mencium bibir vanila dengan begitu lembutnya. Vanilla jelas-jelas sangat kaget ketika mendapatkan perlakuan seperti itu dari sang suami. Apalagi ketika sang suami mencium bibirnya dengan begitu lembut membuat pertahanan Vanilla runtuh. Ia selalu kalah jika sang suami mencium bibirnya begitu lembut karena itu ia pun mulai membahas ciuman yang diberikan oleh Nicholas. Ciuman yang awalnya lembut pun berubah menjadi menuntut membuat pertahanan Vanilla benar-benar runtuh. Ia pun membalas ciuman yang diberikan oleh sang suami. Ciuman yang selalu membuat dirinya tak bisa marah kepada sang suami. Butuh waktu untuk beberapa saat sampai akhirnya Nicholas harus mengakhiri ciuman itu karena vanilla yang sudah kehabisan napas. "Jangan pernah mengagumi laki-laki lain dihadapan aku karena aku sangat tak suka akan hal itu. Bagi aku kamu hanya milik aku dan tak boleh dimiliki oleh laki-laki lain. Mungkin dulu aku terkesan cuek dan kesal ketika melihat anak kecil yang terus mengungkapkan rasa cintanya sama aku. Awalnya aku benci dan gak suka dengan hal itu tapi lama-lama aku merasa terbiasa bahkan mulai suka dengan itu. Sampai pada moment kamu memilih untuk tak mau mengejar aku lagi dan saat itu entah kenapa aku merasakan perasaan yang aneh karena sudah bertahun-tahun lamanya oamku yeues mengejar cinta aku tapi tiba-tiba semuanya hilang begitu saja maka dari itu aku menyadari pada saat itu kehadiran kamu benar-benar sudah menjadi bagian dari hidup aku. Maka dari itu aku langsung menyatakan perasaan aku bahkan aku langsung meminta kamu kedalam hubungan yang serius. Hingga akhirnya detik ini kita bisa menikah seperti itu. Jadi jangan pernah bilang suka sama laki-laki lain dihadapan aku karena aku akan memberikan kamu hukuman seperti tadi," kata Nicholas memperingatkan Vanilla. Vanilla sempat tertegun mendengar perkataan dari sang suami. Apakah suaminya yang cuek dan sedingin es ini bisa memiliki sifat yang cemburu? "Kakak cemburu?" tanya Vanilla penuh selidik. "Suami mana yang tak cemburu jika istri memuji laki-laki lain. Dan aku juga tak suka dengan hal itu," jawab Nicholas tanpa rasa malu sama sekali. Vanilla langsung tersenyum mendengar perkataan dari sang suami. Walaupun suaminya ini sangat kaku tapi sejak bersama dengan dirinya semuanya berubah karena sikap sang suami berubah menjadi sangat manja dan bergantung kepada dirinya dan tentu saja Vanilla suka akan hal itu. "Mana mungkin aku suka dengan laki-laki lain kalau disini aku sudah memiliki seorang suami yang hot dan seksi. Jadi kakak gak usah khawatir jika aku berpaling dari Kakak. Karena menikah dengan kakak adalah impian aku sejak dulu jadi mana mungkin aku mengorbankan semua kerja keras aku mengejar kakak dengan laki-laki lain," jawab Vanilla sambil memegang wajah sang suami. Nicholas tampak senang mendengar jawaban dari sang istri hingga ia pun memeluk tubuh sang istri dengan erat sambil mengatakan kata-kata cinta di telinga sang istri. Sejak kehadiran Vanilla dan hidupnya Nicholas merasa jika hidupnya lebih warna dan juga ia sangat mencintai wanita ini dan tak akan pernah melepasnya dengan alasan apapun.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD