Pukul 5 pagi tiba-tiba saja Alanis terbangun, perutnya tiba-tiba merasakan gejolak, seperti ingin muntah. Ia lantas bangkit dari tidurnya, dan berjalan menuju kamar mandi, tak ada yang keluar dari dalam mulutnya selain cairan bening. Ia berpikir apa yang salah dengan tubuhnya, apakah dirinya masuk angin? Karena belakangan ini nafsu makannya sering kali berubah-ubah. Tak ingin berpikir terlalu dalam, ia memilih untuk keluar dari dalam kamar mandi tersebut dan membuat teh hangat. Begitu ia keluar dari dalam kamar, ia melihat Kenzie yang sudah terbangun. "Pagi, Kenzie. Apa tidurmu tidak enak? Kenapa bangun sepagi ini." Alanis bertanya sambil menghampiri Kenzie. "Tidak, Mami. Tidurku cukup nyenyak, hanya saja aku sudah terbiasa jika tidur di rumah orang lain akan seperti ini." "Apa tidu

