Alanis memandang ponselnya, beberapa saat lalu dirinya menelepon Petra sang suami. Namun, dari sana suaminya itu tidak mengangkat ponselnya itu membuatnya heran. Pasalnya tidak seperti biasanya suaminya itu tidak mengangkat ponselnya, apakah suaminya itu masih tertidur? Tapi rasanya sangat mustahil. Petra tipe pria yang memiliki alarm ditubuhnya, tanpa dia membangunkan pun suaminya itu selalu bangun tepat waktu. Maka dari itu dirinya merasa heran dengan sang suami. Apakah suaminya itu masih tertidur? Batinnya berpikir positif. Alanis memutuskan untuk membiarkannya saja, ia bisa menelepon suaminya itu nanti. Sekarang lebih baik dirinya dan si kembar sarapan bersama, sebelum mereka mengomelinya, seperti tadi. Ia cukup tersentuh mendapati perlakuan manis dari mereka bertiga, biasanya yang

