Bab 25

1133 Words

Anne membuka matanya lebar-lebar. Memastikan apa yang ia lihat bukan hanya ilusi ataupun mimpi. Ada wajah Ardan berada tepat di hadapannya. Saking dekatnya ia bisa merasakan hangatnya nafas Ardan yang menerpa wajahnya. Belum hilang keterkejutan Anne dengan keberadaan Ardan yang satu ranjang dengannya, ia kembali tersentak saat kulit mereka saling bersentuhan tanpa penghalang. "Dan, aku mohon lakukan saja! Bukankah dulu kamu melakukannya meskipun tanpa ikatan pernikahan dengan Zahra? Sungguh, aku ingin mencoba menikmati bagaimana rasanya." Anne merengek manja seraya mengusap pangkal paha Ardan. Ya. Setelah ciuman panas mereka di tepi kolam renang, Ardan membawa Anne ke kamarnya. Berniat untuk melanjutkan ke arah yang lebih dari itu. Namun, disaat mereka berdua siap, tiba-tiba saja A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD