Kalung Dengan Liontin Hati

1984 Words

Setelah urusannya di toilet selesai, Nadia segera keluar dari sana. Niatnya ingin kembali ke ruang makan, namun langkahnya tiba-tiba melambat ketika matanya menangkap sebuah ruangan di sisi kiri lorong. Pintu ruangan itu terbuka separuh, dan dari celahnya terlihat sebuah lukisan berukuran besar yang tergantung di dinding. Ada sesuatu dari lukisan itu yang seolah memanggilnya. Dengan langkah ragu, Nadia melangkah masuk. Ruangan itu terasa lebih dingin dibanding lorong di luar, sepi, hanya diterangi cahaya lampu temaram yang jatuh tepat di atas bingkai kayu tua berwarna gelap. Nadia berdiri di hadapan lukisan besar itu. Perlahan, ia mengulurkan tangannya. Begitu jemarinya menyentuh permukaan kasar kanvas yang berlapis cat tebal, sebuah perasaan aneh merambati dirinya. Jantungnya berdegup l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD