Ciuman Yang Sangat Cepat

1781 Words

Pembawa acara itu kembali naik ke atas panggung, senyumnya tetap terjaga dengan sorot mata yang terus melirik sekeliling ruagan. “Terima kasih untuk sambutan hangat yang luar biasa tadi. Sekarang, saya akan memanggil pembicara selanjutnya. Silakan, Pak Theodor, naik ke panggung.” Seketika, lampu sorot beralih ke arah tempat duduk Theodor. Pria itu berdiri tenang, mengenakan setelan jas mahal berwarna gelap yang membalut tubuhnya dengan sempurna. Di sampingnya, Salsa menggandeng lengannya, tersenyum manis dengan gaun elegan berwarna merah yang memukau. Keduanya berjalan beriringan menuju panggung, langkah mereka tampak anggun dan percaya diri. Begitu sampai di atas panggung, Theodor menerima mikrofon dari pembawa acara. Ia mengangguk sopan sebelum mulai berbicara. “Saya berdiri di sini i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD