Sashi sejak tadi menghela nafas, ini tak luput dari perhatian Tita. "Kenapa sih Sash, bukannya hari ini nonton turnamennya Kak Aric? Kalian berantem?" Tita bertanya. Sashi menggeleng, "Enggak sih." "Terus kenapa kamu numpang nginap di sini?" Tita masih menginterogasi ya dengan pertanyaan. "Enggak boleh apa?" "Boleh aja. Cuma aku rada heran, kamu...hmm ..sejak pacaran dengan Kak Aric udah nggak pernah nginep di kosku." "Enggak sih, aku habis nonton film horor tadi malam jadi takut tidur sendirian." Sashi mencari alasan. Tita mengangguk. "Enak ya pacaran dengan Kak Aric?" Tita mengambil bantal dan berbaring di sebelah Sashi. Bersempitan di ranjang single. Sashi menatap langit kamar itu. Sebelumnya, dia akan segera berkata, oh tentu, wah dia beruntung, Aric itu sempurna. Bukannya per

