Bab 90

1278 Words

Lelah dan lengket. Dua kata yang cocok untuk menggambarkan keadaan tubuh Melisa saat ini. Sehingga ia memilih langsung masuk ke kamar mandi, daripada di cecar Ryan dengan banyak pertanyaan. Perihal keributan yang terjadi antara dirinya dan Jesi. Akan tetapi, sekuat apapun Melisa menghindar, Ryan pasti akan tetap bertanya banyak hal kepadanya. Seperti saat ini, bukannya mengurus gerai dibawah, Ryan malah menantinya selesai mandi. Dengan duduk di tepi ranjang seraya memainkan ponsel. "Ada yang ingin kutanyakan kepadamu, Sayang." Ryan menepuk tempat kosong yang ada di sampingnya. Memberi isyarat kepada sang istri agar ikut bergabung dengannya. Melisa mengangguk. Ia ikut duduk sambil mengeringkan rambut dengan handuk kecil. "Ingin menanyakan apa?" "Kenapa kamu bisa kalah dari Jesi? Pada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD