Bab 51

1277 Words

Hampir masuk jam makan siang, Adnan masih saja sibuk dengan beberapa dokumen, dengan Jesi sebagai teman diskusinya. Banyak hal yang dipelajari oleh Adnan hari ini. Sehingga ia malah lupa terhadap Adara yang kini sudah tertidur di atas sofa. "Baik. Sekarang kamu makan siang terlebih dahulu. Setelah itu, baru kita persiapkan segala sesuatu untuk rapat," ucap Adnan. Menutup diskusinya dengan Jesi. Jesi mengangguk dan mengemasi berkas-berkas tersebut. Sebelum ia keluar dari ruangan Adnan dan kembali ke ruangannya, untuk bersiap makan siang dengan karyawan yang lain tentunya. Begitu Jesi menghilang dari balik pintu, Adnan segera menghampiri Adara yang sedang tertidur di sofa. Lalu memindahkan sang istri, ke ranjang yang ada di belakang lemari besar yang ada di ruangan itu. Tidak terlalu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD