Bab 27

1084 Words

"Kamu jangan kemana-mana, ya!" Ucap Adara. Ia mencium punggung tangan suaminya. "Kamu jangan sampai kelelahan ya, Sayang. Aku tidak ingin kamu ikut sakit." Adnan mengecup kening Adara. Adara tersenyum dan mengusap bahu Adnan. "Aku pergi, ya. Jangan kemana-mana!" Ucapnya lagi. Sebelum naik ojek online yang telah menunggu di depan rumah mereka. Setelah memastikan Adara benar-benar pergi, Adnan masuk kembali ke rumah. Lalu mengambil sebuah kotak yang cukup besar dari loteng rumah. Ia mengeluarkan beberapa berkas dan sebuah ponsel Android. Menyalakan ponsel tersebut dan mengetik nomor seseorang. Lalu mengirimkan foto berkas yang ada. Sesekali kening Adnan mengernyit dalam karena membaca dan menyesuaikan data yang ada. Ekspresi wajah itu selalu berubah-ubah setiap kali membuka foto dan em

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD