Nesya keluar dari biskop dengan wajah berseri-seri, dia bahkan melupakan kesedihannya tadi karena dikeluarkan dari kelas saat ulanga Biologi tengah berlangsung. Dan penyebabnya adalah film yang ditontonnya barusan. Menurutnya film itu seru, banyak adegan romantis yang membuat Nesya baper sendiri. “Suka sama filmnya?” Tanya Alvino, yang menyadari sejak tadi gadis itu senyum-senyum sendiri. Nesya mengangguk, “Suka filmnya bagus kok. Romantis banget deh cowoknya, aku jadi iri.” Alvino mendengus, sebelum tiba-tiba merapatkan tubuh dan menggenggam telapak tangan Nesya. Nesya sempat tersentak karena tindakan Alvino itu. Kini mereka berjalan sambil berpegangan tangan padahal mereka sedang berada di tempat umum. Di dalam Mall lebih tepatnya. Bagi Nesya, ini pertama kalinya dia bergandengan t

