“Nes, mama sama papa kamu beneran lagi gak ada di dalam?” Tanya Alvino, begitu kini mereka berdiri di depan pintu rumah Nesya. Ya, setelah Nesya tenang dan kembali normal, mereka memutuskan untuk pergi dari Motel dan kembali ke rumah Nesya. Sebenarnya penyebab mereka memutuskan itu karena Nesya tanpa sengaja mendengar perut Alvino yang meraung-raung saat mereka sedang berpelukan sambil menceritakan kisah hidup masing-masing. Nesya berjanji akan memasakan sesuatu untuk Alvino, karena itu mereka kembali ke rumah itu. “Kamu bawel ih. Tadi kan aku udah bilang mama sama papa aku lagi ke Bali. Lagi menghadiri acara nikahan anak sahabat mereka.” Alvino tiba-tiba menggaruk pelipisnya, “Hm, iya. Aku takut kamu lagi ngerjain aku. tahu-tahu pas masuk ke rumah papa kamu lagi nungguin lagi. Nanti

