CHAPTER DUASATU

3401 Words

Nesya dan Alvino tengah duduk di atas motor saat ini, mereka baru saja pulang setelah hampir dua jam lamanya bersantai di pinggir danau di Kebun Bibit. Suasana tenang, damai dan romantis pada awalnya, Nesya memeluk erat pinggang Alvino sambil menyandarkan wajahnya di punggung tegap sang kekasih. Alvino yang seolah paham betul suasana hati Nesya yang sedang berbunga-bunga itu kini melajukan motornya dengan kecepatan sedang alih-alih kebut-kebutan seperti biasanya.  Nesya bahkan tak peduli meski di atas sana langit mulai berubat warna pertanda malam akan segera tiba. Lagi pula dia tak perlu khawatir akan dimarahi orangtuanya karena mereka sedang tidak ada di rumah. Sedang pergi ke Bali untuk menghadiri acara pernikahan anak sahabat baik mereka. Nesya sempat sebal karena ingin ikut ke Bali,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD