dijin

1078 Words
Dita dan jin saat ini sedang berjalan-jalan di taman rumah sakit lalu mereka duduk di sebuah bangku taman. Ting "Sebentar oppa" ucap Dita lalu mengambil handphone nya. "Ne, silahkan" kata jin yang juga mengambil handphone nya. Jaehyun oppa Dita Jaehyun oppa Apa kita bisa bertemu Aishh kenapa hari ini banyak sekali pria yang mengajak ku keluar eoh.. batin Dita. Dita Mian oppa, aku sedang di rumah sakit soalnya Jinny saat ini sedang sakit.. Jaehyun Mwoo, benarkah.. "Yak!! Taeyong Hyung.. Jinny sedang sakit dan sekarang ada di rumah sakit!!" Teriak jaehyun pada taeyong yang ada di dapur. Di tempatnya taeyong memang terkejut tapi dia berusaha untuk biasa saja. "Hmm" balas taeyong. "Ya Hyung, kau tak ingin menjenguknya?" Kata lucas. "Diamlah, aku harus pergi ke toko buku" kata taeyong laku bergegas pergi. Sebenarnya dia tak ingin ke toko buku tapi dia ingin melihat Jinny tanpa bertemu secara langsung dengan gadis itu. Akan tetapi saat dia sudah ada sana, dia melihat pemandangan yang sungguh tak mengenakkan mata. Bagaimana tidak, disana Suga sedang mengelus rambut Jinny dan Jinny yang terdiam menatap pria itu. "Jadi untuk apa kau mengejar ngejar ku lagi jinny-ya" gumam taeyong dengan mengepalkan tangannya dan pergi kemudian. Di sisi lain.. Taeyong salah paham.. Suga sedang mengambil sesuatu di rambut Jinny. "Ada benang di rambutmu" ujar Suga dan memberikan benang itu. "E..ah ne gomawo oppa.. sepertinya ini menempel saat aku pingsan tadi" kata Jinny. "Hmm" Lalu setelah itu keadaan hening kembali. Hingga Suga mengakhirinya. "Apa yang kau lihat dariku?" Tanya suga tiba-tiba. "Mwo?" Kata Jinny spontan. "Ani, tidak jadi" ujar Suga kemudian. Jinny meneguk ludahnya susah payah. "Emm mian oppa, aku hanya kaget tadi. Hmm yang aku lihat dari dirimu, kau adalah pria yang dingin dan cuek.. jarang tersenyum, itu menurutku" kata jinny membuat Suga terkekeh dan Jinny dibuat terbengong di tempatnya karena baru melihat reaksi Suga yang demikian. "Ah benarkah, aku merasa aku tak seperti itu" kata Suga yang menggaruk tengkuknya. "Mmm i.. Iya" ucap Jinny sangat canggung. "Mianhe, jika aku membuatmu tak nyaman selama ini" kata Suga dan Jinny langsung menggeleng. "Ah Ani, bukan begitu.." ujar Jinny tak enak. "Kau sangat lucu" kata Suga secara spontan. Jinny membeku di tempatnya dan Suga merutuki dirinya sendiri. Jinny akan mengambil minum di nakas tapi nakasnya terlalu jauh sehingga Suga dengan sukarela membantunya mengambil gelas dan memberikannya pada Jinny. "Mm gomawo" kata Jinny lalu langsung meminum air putih itu. Suga tersenyum tipis melihat tingkah imut Jinny saat ini. "Apa ada sesuatu yang di butuhkan lagi?" Tanya suga dan Jinny menggeleng dengan rambut yang sengaja menutupi mukanya yang memerah karena malu. Tiba-tiba.. Deg Tangan Suga menyelipkan anak rambut Jinny ke belakang telinga gadis itu. "Rambut mu sepertinya membuatmu risih" kata Suga dan Jinny hanya diam saja. Aishhh pabbo, aku sengaja melakukannya eoh.. batin Jinny. "Ada apa? Kenapa kau diam saja" ucap Suga membuat Jinny tersedak air putih. "Uhukk uhuk uhuk" "Hati-hatilah, kau ini ceroboh sekali" gerutu Suga. Jinny menghela nafasnya lalu membuangnya perlahan. "Mmm ne oppa" Kata Jinny. Drrtt drrtt drrtt Handphone Jinny berbunyi. "Hallo lisa"-jinny. "Jinny!! Katanya kau sakit, apa benar.. bagaimana keadaan mu sekarang eoh.. kau tak apa apa kan"-lisa. "Ne, kau tenang saja. Aku tak apa-apa, emm memangnya kau tau dari siapa?" -jinny. "Jungkook, dia yang memberitahuku.. cepatlah sembuh my chinggu"-lisa. "Ne gomawo Lisa"-jinny. "Aku tak bisa menjenguk mu sekarang, maafkan aku"-lisa. "Tak apa lisa-ya, aku baik-baik saja.. hanya kelelahan saja"-jinny. "Mangkanya, kau itu harusnya banyak istirahat jangan memikirkan si taeyong sialan itu terus" ucap Lisa membuat Jinny meneguk ludahnya dan menatap ke arah Suga yang sedang memainkan handphone nya. "A..apasih, sudahlah.. aku tau kau sedang jalan dengan jungkook-ssi kan"-jinny. "Hehe.. kok tau sih"-lisa. "Apasih yang gak di ketahui oleh Jinny"-jinny. "Ah ne..ne.. kalau begitu aku tutup dulu ya telponnya"-lisa. "Ne, Bayy" "Bayy" Tut Tut Jinny menghela nafasnya gusar, karena hubungannya dengan taeyong sudah diketahui Suga. "O..oppa" panggil Jinny pada Suga. "Hmm" balas Suga tanpa mengalihkan pandangannya dari handphone. "Apa oppa mendengar-" perkataan Jinny terpotong. "Tenang saja, aku tak akan memberitahu nya ke public" ujar Suga membuat Jinny bernafas lega. "Ngomong-ngomong, kau memangnya sudah lama pacaran dengan taeyong" kata Suga. "Emm semenjak aku debut, aku berhubungan dengan nya.. tapi sekarang ada sedikit masalah membuat kita berjauhan. Aku juga tak tau kenapa dia tiba-tiba menjauhiku" ujar Jinny. Maafkan aku jinny-ah, itu semua karena ku.. batin Suga. "Dalam hubungan pasti selalu ada masalah, kau bersabar lah" kata Suga. "Hmm ne oppa" "Akhhh" ringis Suga yang memgangi pundaknya. "Oppa ada apa, apa kau sakit?" Tanya Jinny. "Emm Ani, aku tak apa" kata Suga. "Tapi bahu mu" ujar Jinny khawatir melihat wajah Suga yang sepertinya sedang menahan sakit. "Gwenchana" kata Suga. Ceklek "Hai jinny-ah, apa kau sudah membaik" tanya Dita yang baru saja masuk dengan jin. "Ne eonni" Jin menatap ke sekeliling ruangan mencari para member lainnya. "Kemana yang lain?" Tanyanya. "Ke kantin, sedang makan" jawab Suga. Jinny menatap Suga dengan wajah cemasnya. "Oppa tadi Suga opp-" perkataan Jinny terpotong. "Sebaiknya aku menghampiri yang lainnya, karena setelah ini kita harus pergi untuk meeting bukan?" Kata Suga. "Ah ne, aku akan menunggu disini" kata jin. Suga pun bangun dengan membungkukkan sedikit badannya dan berbisik di telinga Jinny. "Jangan beri tau mereka" bisiknya pelan namun masih di dengar oleh jinny. *** Di kantin, kini mereka sudah selesai makan. Dan akan membayar. Dan tiba-tiba Suga datang. "Ayo kita harus segera pergi" kata Suga pada namjoon, j hope dan Jimin. "Ne, kami akan membayar makanannya dulu" kata Namjoon lalu membayar makanan mereka. Drrtt drrtt Ponsel soodam berbunyi. "Ah aku permisi duluan, anyeong" kata soodam lalu menjauh dari sana dengan Jimin yang menatapnya penasaran. "Hallo"-soodam pada Lucas. "Hallo chagi, kau dimana.. ku dengar Jinny sakit, apa benar?"-lucas. "Ne, dia hanya kelelahan"-soodam. "Oh begitu, sampaikan saja salamku"-lucas. "Hehe.. kalo inget ya"-soodam. "Apa kau hari ini tak ada kegiatan lagi?"-lucas. "Tak ada, waeyo"-soodam. "Istirahatlah, pasti kau lelah.. aku tak ingin kau sakit seperti Jinny" ucapan Lucas membuat soodam tersenyum sendiri di tempatnya. "Ne, kau juga istirahatlah" kata soodam. "Ne, kalau gitu aku tutup.. kau segera lah ke dorm. Jinny tak di rawat kan?" Ucap lucsa. "Tidak, dia hanya di periksa saja tadi dan di infus" kata soodam. "Baiklah, aku tutup.. bay" "Bayy" Tut Tut Tut Soodam memasukkan hp nya ke tas dengan senyum yang melekat di wajah nya. Jimin, dia menguping.. Ada apa dengannya sebenarnya??
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD