Jinny berjalan dengan gontai menuju tempat latihan. Hari ini rasanya dia malas untuk melakukan kegiatan.
Jinny memulai latihan dengan yang lain dan tentu saja dengan tidak semangat.
Beberapa menit berlalu, mereka sudah melakukan latihan hari ini.
Dita menemui Jinny dan duduk di sampingnya.
"Eonni" panggil jinny.
"Hmm ne"
"Bisakah kita ke kafetaria di depan gedung SM" kata Jinny membuat Dita melotot tak percaya.
"Ani, aku tak mau.." tolak Dita membuat Jinny muram.
"Eonni kumohon, aku ingin bertemu dengan taeyong oppa" kata Jinny.
Dita tak tega jika Jinny lagi-lagi berbicara tentang taeyong.
"Huhfft ne.. aku mau, apa sekarang?" Kata Dita dan Jinny langsung mengangguk dengan semangat.
Dita tersenyum melihatnya.
Mereka pun pergi dengan setelahnya meminta ijin pada mangaer oppa.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di kafetaria dengan penyamarannya. Jinny menunggu taeyong di mejanya dengan Dita. Dia selalu melihat ke arah pintu masuk.
"Eonni apa dia akan kesini?" Tanya Jinny.
"Aku tak tau, tapi semoga saja dia kesini" kata Dita.
Jinny sudah tak sabar menanti lagi.
Hingga
Pintu kafetaria terbuka dan yang datang adalah..
Lucas..
Lucas melihat mereka, dan dia sudah mengetahui bahwa itu adalah Dita dan Jinny. Lalu dia menghampiri mereka.
"Ah kalian ada di sini" kata Lucas dan mereka mengangguk.
"Apakah soodam ikut?" Tanya Lucas lagi.
"Soodam langsung ke dorm setelah latihan" kata Dita.
"Apa oppa tak bersama taeyong oppa?" Tanya Jinny lalu Lucas duduk di bersama mereka.
"Kenapa? Bukankah kau sudah putus dengannya" kata Lucas.
"Mm ne.. tapi itu bukan keinginan ku. Oppa apa kau bisa membantuku?" Kata Jinny.
"Apa?"
"Ajak taeyong kemari, aku ingin bertemu dengannya" kata Jinny.
"Mm bagaimana ya, taeyong hari ini sedang sakit.. dia flu" kata Lucas membuat Jinny cemas seketika.
"Mwoo benarkah.. apa aku bisa menemuinya Oppa?" Ujar Jinny.
"Bagaimana keadaan nya sekarang?" Kata Jinny lagi.
Jinny benar-benar mencintai taeyong, dasar bodoh kau taeyong..batin Lucas.
"Dia baik-baik saja, hanya demam dan flu saja" kata Lucas.
"Ani aku tak akan pernah tenang jika belum menemuinya" kata Jinny.
"Baiklah, aku akan membawamu ke dorm kami" kata Lucas membuat Jinny senang.
"Apa itu tak bahaya?" Tanya Dita.
"Tidak selagi tak ketahuan" kata Lucas dengan terkekeh.
***
Jinny dan Dita kini sudah berada di dalam dorm nct u. Mereka di selundupkan oleh Lucas.
"Jinny-ah apa ini aman" bisik Dita.
"Eonii tenang saja oke.. kita hanya sebentar" kata Jinny.
Lucas menuju kamar taeyong untuk memanggil nya dan tak lama setelah itu kedua lelaki itu keluar.
Taeyong kaget ketika melihat Jinny ada di dorm mereka. Dan Lucas memasang wajah watados nya.
"Kenapa kau kesini" ucap taeyong ketus. Senyum di wajah Jinny tiba-tiba memudar.
"Ya.. dia ingin menjengukmu" ujar Lucas menggeplak bahu taeyong.
"Aku tak perlu di jenguk" kata taeyong lalu melengos pergi.
Hati Jinny bagai di tusuk ribuan jarum saat ini. Dia berusaha menahan air matanya agar tak keluar.
"Aku akan menemuinya sebentar, bolehkah" kata Jinny dengan suara parau dan Lucas serta member lainnya hanya mengangguk kan kepalanya dan Jinny pun masuk.
Dita menunggu di luar kamar dengan suasana yang canggung menurutnya.
"Apa kau Dita" ujar jaehyun.
"Mm ne" kata Dita gugup karena di kelilingi oleh banyak pria.
"Ohhh" ujar jaehyun menatap Dita dengan sesekali tersenyum. Dita hanya tersenyum canggung.
Di sisi lain kini Jinny sudah ada di kamar taeyong. Taeyong sedang berdiri dengan tangan kiri yang di masukkan ke saku celana dan tangan kanan yang sedang memandangi sebuah Poto.
"Oppa" panggil Jinny membuat taeyong terkejut lalu memasukkan Poto yang di pegang nya ke dalam laci.
"Kenapa kau masuk ke kamar namja eoh" kata taeyong.
Jinny menunduk dan diam, setetes air mata meluncur bebas di pipinya. Lalu dia mengangkat kepalanya. Taeyong terkejut namun bisa dia netralkan kembali.
"Jika ini maumu, aku akan turuti oppa.. tapi beri alasan yang lebih jelas padaku.. apa karena perempuan mu, kau jadi seperti ini?" Kata Jinny menatap taeyong yang menatapnya tajam.
Kau tak tau apa pura-pura bodoh Jinny ya.. aku sudah tau semuanya hubungan mu dengan Suga ssi..
"Kau sudah tau Jawabannya bukan?" Ujar taeyong dan benar itu membuatnya semakin terluka.
"Okey" ujar Jinny lirih lalu mengusap air matanya.
"Aku pamit" kata Jinny dan pergi keluar kamar taeyong.
"Kau sudah selesai Jinny ya" kata Dita yang berdiri lalu menghampiri Jinny.
"Eoni Kajja pergi" kata Jinny.
"Ah iya.. emm Sunbae kami akan pergi ke dorm.. maaf mengganggu kalian" kata Jinny.
"Ah ne.. tak apa Dita-ssi" kata yuta.
Lalu mereka pun pamit dan pergi dari dorm nct dengan dihantar oleh jaehyun.
"Gomawwo oppa" ujar Dita dan Jinny hanya diam sedari tadi.
"Ne.. hati hati" kata jaehyun dan hanya di balas senyum oleh Dita.
Tapi saat Dita akan masuk ke dalam mobil, jaehyun mencegahnya dengan mencekal tangannya.
"Ada apa" tanya Dita ramah.
"Bolehkah aku meminta nomor mu" kata jaehyun membuat Dita membeku.
"E.. aahh.. ne.." kata Dita lalu mereka saling menukar nomor ponsel.
"Kalau begitu aku pulang" ujar Dita dan taeyong mengangguk dengan tersenyum.
***
Jinny dan Dita masuk ke dorm, dan disana sudah ada member lainnya yang sedang menunggu mereka.
"Yak! Kalian darimana saja eoh" ujar Lea dengan khawatir.
"Eonni aku ke kamar dulu" kata Jinny dan berjalan dengan gontai ke kamarnya. Lea, Denise dan soodam menatap Jinny dengan bingung.
Lea lalu menatap Dita dan Dita menggedikkan bahunya.
"Tadi kami.. sudah dari dorm nct.. Lucas oppa yang membawa kita" kata Dita dengan suara yang pelan.
"Mwoo.. dasar pabo.. jika tertangkap distpacth bagaimana, aishh" gerutu Lea.
"Ne mian eoni, tadi Jinny yang meminta ku untuk mengantarnya ke kafetaria di depan gedung SM. Tapi kami disana bertemu Lucas oppa lalu dia memberitahu kita kalau taeyong sedang sakit" jelas Dita.
"Aishh sudahlah, lebih baik kalian istirahat.. jangan terlalu kecapekan ok" kata Lea.
"Tapi Jinny.." ujar soodam sambil menunjuk kamar Jinny.
"Biarkan dia tenang dulu.. eoni nanti akan bicara dengannya" kata Lea dan mereka mengangguk patuh.
Dita masuk ke dalam kamarnya lalu ada suara notif di handphone nya.
Jin oppa
Dita-ssi
Dita
Ne, ada apa oppa.
Jin oppa
Emm bagaimana bicaranya ya..
Dita
Ada apa memangnya oppa..
Jin oppa
Ah tak jadi.. nanti saja?
Dita
Ah ne oppa..
Dita hanya menggeleng kan kepalanya dengan senyum tersirat di bibirnya. Lalu ada suara notif lagi, Dita kira itu dari jin tapi ternyata dari jaehyun.
Jaehyun
Dita-ssi apakah Jinny dan taeyong memiliki masalah?
Dita
Ne, seperti nya begitu..
Jaehyun
Oh gomawo Dita..
Dita
Ne..
Dita menyimpan handphone nya di atas nakas lalu merebahkan tubuhnya yang sudah lelah karena seharian beraktivitas.
Tak lama kemudian dia mulai terlelap..