Chapter 49

1239 Words

Siang hari pas jam istirahat toko tiba, Aristela siap-siap menuju toko roti yang sedikit jauh jaraknya dari toko bunga milik almarhum mamahnya, jadi ... dia berharap sedikit bahwa Syahrul datang agak terlambat, jika tepat waktu, kemungkinan pria itu akan menghabiskan lebih dari 15 menit waktu di sana. Di toko es krim sendiri, hal yang diharapkan Aristela menjadi hal yang tidak ia harapkan, karena Syahrul adalah orang yang disiplin dan sangat memegang janjinya. Setelah menunggu beberapa lama dan membuat para pelayan berulangkali menawarkannya es krim hingga hampir mendapat usiran dari toko tersebut, akhirnya Aristela datang dan berjalan ke arahnya dengan cepat lalu mengucapkan maaf. "Pak, saya mohon maaf sebesar-besarnya, jarak toko bunga dan toko ini memang lumayan jauh, jadi saya khawa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD