keesokan harinya lina dan nita datang dengan sepasang suami istri yang sudah siap untuk melihat lihat lihat rumah yang sebelumnya di tawarkan oleh mereka.
setelah berkeliling rumah sepasang suami istri itu langsung menyukai rumah itu karena memang rumah ibu yuli adalah rumah yang sangat mewah dan rapi.kedua belah pihak telah sepakat dengan harga yang di tawarkan. akhirnya mereka langsung menyelesaikan semua keperluan tentang jual beli rumah itu.
baiklah bu setelah surat suratnya selesai saya akan langsung transfer uangnya kerekening ibu yuli. terimakasih atas... kami permisi dulu ucap kedua suami istri tersebut.
setelah kedua tamu itu telah pergi meninggalkan rumah itu lina langsung menghampiri sang ibu.
pokoknya ibu harus membagi hasil penjualan itu kepada kami berdua dengan bagian yang lebih besar.
soalnya kan kami yang telah membuat rumah ini cepat laku terjual. enak aja ada orang yang tiba tiba langsung dapetin uang ini tanpa bersusah payah. ucap lina sinis.
iya iya ibu tau.nggak perlu kamu ngomong begitu terus sama ibu. ibu juga sudah faham kok.
tapi kalian juga harus bersedia untuk menampung ibu di salah satu rumah kalian. ibu nggak mau lagi ikut sama toni. ibu nggak suka liat istrinya. kalian berdua mau kan menampung ibu?
ya udah ibu nggak usah mikirin soal itu. nti kita omongin lagi gimana baiknya
tapi apa memang nggak sebaiknya ibu tinggal sama toni dan istrinya.
kalau kami kan selalu sibuk di luar bu.. timpal nita yang sudah gusar dengan permintaan ibunya yang terasa tiba tiba bagi kedua anak perempuan itu
yasudah kalau kalian memang keberatan kalau ibu ikut sama kalian.ibu nggak akan pernah membagi hasil penjualan rumah ini pada kalian. walaupun sepeser..
mata kedua putrinya langsung membulat sempurna mendengar kalimat ancaman yang dilontarkan oleh sang ibu.
rika yang berdiri di samping pintu makan sebenarnya tidak pernah ingin tahu tentang apa yang terjadi di rumah itu tapi mendengar ibu mertuanya mengucapkan hal itu dia merasa sangat puas apalagi melihat reaksi kedua kakak iparnya. dia ingin sekali tertawa sambil guling guling melihat kebodohan keduanya..
rasain kalian.... umpat rika