Siang ini Hans dan Mamanya bertemu, tidak di rumah tapi di sebuah restoran dan hanya berdua saja tanpa sepengatahuan William. "Mama ke sini naik apa?" tanya Hans setelah memesan makanan. "Naik taksi." "Maaf ya Ma, aku nggak bisa jemput Mama ke rumah soalnya kalau aku jemput nanti Papa curiga." "Iya nggak apa-apa sayang. Kebetulan Papa lagi di rumah, nanti Papa banyak tanya lagi kalau kamu yang jemput." Hans menyunggingkan senyum tipis. "Memangnya kamu mau ngomongin apa sih? kok pake rahasia-rahasiaan sama Papa segala?" sambung Laura dengan dahi berkerut. Hans menegakkan badannya seraya memantau sekitar sejenak sebelum berbicara. "Ma, apa Mama tahu kalau Papa punya rahasia?" Laura sontak melototi Hans. "Hah! Rahasia apa? Papamu punya simpanan ya?!" Hans terperanjat ketika Mamanya me

