Siangnya Lia berbaring santai di atas kasur, tenggelam dalam halaman demi halaman novel yang ia baca, menikmati hari liburnya dengan baik. Manik matanya bergerak pelan menelusuri setiap baris kalimat yang tercetak di buku dan sesekali menyunggingkan senyum tipis, dan kadang bibirnya merengut seolah ia ikut hanyut dalam cerita yang dibacanya. "Lia!" Tiba-tiba mamanya memanggil. Ia tersentak lalu bergegas bangkit, memenuhi panggilan mamanya. "Iya, Ma?" Lia menemui mamanya yang berada di dapur. "Tolong ke supermarket dong, Li. Bahan masakan udah banyak yang habis. Ini catatannya." Lia sontak melotot ketika menerima kertas panjang yang berisi list belanjaan mamanya. "Ini mah sama aja kayak belanja bulanan, Ma. Banyak banget." "Loh, 'kan memang udah hampir sebulan kita nggak belanja. Kam

