23

1269 Words

Larut dalam lamunannya, tanpa sadar Aiden tertidur di samping Dea. Entah kenapa ia langsung terlelap begitu saja, padahal ia tak pernah tidur siang karena waktunya dihabiskan berkelahi dengan laporan di meja kerja. Hingga sore pun tiba, ia merasa terganggu karena adanya suara benda jatuh. Ternyata istrinya sedang mengambil sesuatu di atas lemari. Wanita itu hanya melirik suaminya sekilas tanpa berniat melakukan interaksi lebih. Aiden pun melakukan hal yang sama, ia langsung masuk ke dalam kamar mandi membersihkan tubuhnya yang lengket dengan keringat dingin. ‘Apa aku sakit?’ batinnya risau. Ia jarang berkeringat saat tidur, kecuali sebelum tidur ia melakukan work out untuk menambah staminanya. ‘Sudahlah. Aku harus segera membahas masalah perusahaan pada Mr.Wijaya, kalau terus-terusan di u

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD