Chapter 57

1546 Words

"Selamat pagi Tante Poko," sapa Aqlam sambil mencium punggung tangan Popy. "Selamat pagi Aqlam," balas Poko riang. "Wah, kamu hari ini keren," ujar Popy memuji penampilan Aqlam, "switer pasangan dengan Chana, kan?" tanya Popy. "Ya, Tante Poko," jawab pemuda 18 tahun itu, "hari ini Aqlam dan Chana akan pergi ke vila puncak milik kakek besar." "Ah, begitu rupanya." Popy manggut - manggut, "Chana juga pakai switer yang sama denganmu, dia sepertinya akan segera turun setelah menyisir rambutnya." Aqlam mengangguk, "Aqlam masuk dulu, Tante." Salam memasuki rumah Basri. Popy mengangguk, dia memasuki mobil. Sudah ada sang suami yang menjadi supir pribadinya selama mereka hidup bersama lebih dari dua puluh tahun. Popy akan pergi ke perusahaan. Hari Sabtu, namun ada urusan yang harus dia seles

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD