"Ay aku tidak bisa mengantarmu pulang"
ya.. Ay adalah panggilan sayang dia buat aku sejak awal aku dekat dengan mas Darian.
"Kenapa mas ?" tanyaku dalam hati. Darian mukanya kebingungan dia tak tahu harus jawab apa. Di duduk di kursi depan rumah kosku sambil menggaruk kepala.
"Anu"
"Anu apa mas?"
"Aku harus jemput isti kakakku ke bandara besok, dia sedang hamil muda jadi kamu naik angkot saja ya!"
Saat itu belum ada ojek online dan aku pun tidak pernah naik angkot karena mabuk jika naik angkot.
"Loh mas bukannya kamu sudah janji sama aku duluan ya, kan mas tau sendiri aku pusing dan muntah kalo naik angkot"
"Ya tau tapi kaka iparku tidak mau naik taxi, dia minta ku jemput."
"Ya mas gak apa apa nanti aku bisa naik angkot kok mas"
"Sebernya aku sempat berdebat banyak dengan kaka iparku, sepertinya kalian berdua tidak cocok, dia menjelek jelekan kamu"
"Ya mas memang dari awal kami tidak baik mas, dia seperti iri sama aku. Itulah salah satu alasan aku belum mengenalkanmu dengan orang tuaku."
Aku dan Darian pacaran lebih dari tiga tahun dan dia sering memintaku untuk mengenalkannya pada orang tuanya tapi aku tidak pernah mau.
****
"Saya kamu sampe rumah kapan?" tanya Roni pada ku lewat chat.
"Aku pulang besok, kerjaan dan kuliah sedang libur"
"Ya kalao begitu aku juga akan pulang dan cuti dari kerjaanku"
"Ya nanti km jemput aku ya. Kamu kan tahu aku tidak bisa naik angkot"
"Ya nanti aku jemput, aku baru beli motor baru nih"
"Asik"
"Nanti aku ajak main ke laut dulu ya"
"Oke deh"
Aku janjian sama Roni untuk pergi ke laut saat liburan akhir taun nanti.
*****
"Hi Elena, how was your preparation to go home? i know that you are already homesick right?"
"Yes, you know me well John.. I will go home tomorrow morning"
"Take care on the way home.. you have to take a rest tonight"
"Sure.. Thank you"
"By the way i will visit Indonesia to meet you in this end of the year"
"Are you serious about that?"
"Yes, we already know each other almost two years and you will be graduated soon. I already have a new apartment."
Haduh apa yang harus kulakukan ini. Pilih yang mana. Yasudah yang manapun aku harus fokus pada satu cowo yang serius.
Darian, dia baik tapi terlalu posesif dan aku tidak suka dengan kaka iparnya.
Si bule itu, ganteng, putih, pinter.. tapi.. aku orang desa dan keluargaku tidak ada yang bisa bahasa inggris. Menikah itu bertemunya dua keluarga kalao begini beda adat dan budaya sepertinya susah.
Mas TNI itu dia kaka kelasku sejak SD, dia pinter, orang tuanya adalah guruku saat SD, sekarang udah mapan dan kalao nikah nanti ada pedang pora. Pasti keren..
*****
Kring kring kring... Saat ini aku sedang kondangan ke acara nikahan sahabatku dia melihat statusku saat menjadi pagar ayu dan dia marah..
"Kamu aku telpon dari tadi Ay sampe ratusan kali kenapa gak jawab"
"Aku jadi pagar ayu aku gak bisa pegang hp"
"Aku gak suka kamu jadi pager ayu"
"Yaudah aku pengen bebas gak diatur atur kamu terus. Sepertinya kita memang gak cocok"
"Kalo itu mau kamu ya sudah. Sepertiny kita tidak bisa bersatu"
Dalam hatiku pasti seminggu lagi dia bakal hubungi aku karena selama tiga tahun pacaran kami putus nyambung yang tidak terhitung.
Kamu jangan menyesal ya kita pisah, jangan hubungi aku lagi. Aku tidak mau berhubungan denganmu sama sekali.
itu adalah sms terakhir dia ke aku. oke lah masih ada mas bule dan mas TNI di depan mata dan masih ada mas dokter sebagai cadangan eropa sana.. hahahaha..
otak jahatku memang sering begitu..