Tamara merasakan tubuh Justin menimpa dia sangat berat meminta pria itu untuk menyingkir. "Kakak memang berat banget? Kakak kan pengen menghirup aroma tubuh kamu," kata Justin. "Terserah Kakak. Aku mau tidur, ngantuk," balas Tamara. "Ya sudah tidur, Sayang," kata Justin. Justin melihat Tamara sudah menutup mata dan terdengar suara dengkuran halus perempuan itu tersenyum. "Selamat istirahat, Tamtamku," kata Justin memejamkan mata. *** Renata dan Romeo yang berada di kamar mereka sendiri masih mengobrol. "Aku takut pertunangan anak kita ada masalah lagi, Pa," kata Renata. "Ma, jangan berpikir tidak-tidak. Enggak bagus bicara seperti itu Doakan saja yang terbaik untuk kedua anak kita," balas Romeo. "Iya aku selalu mendoakan yang terbaik untuk mereka," kata Renata. "Ya sudah sekar

