Jump

1299 Words

Tidak lama mobil yang dikendarai Romeo berhenti di depan rumah mereka yang sudah lama sekali Tamara tidak kunjungi. "Aku kangen rumah!" teriak Tamara sambil keluar dari mobil. "Kangen kami juga tidak?" tanya Romeo. "Papa mah pengen dikangenin mulu," ejek Tamara. Justin merangkul pinggang Tamara posesif. "Tamara cuma boleh kangen sama aku aja, Pa," kata Justin. "Oke, kalian ini bikin kami iri aja," balas Romeo. Tamara berlari ke dalam rumah diikuti orang tua dan kakaknya. "Pelan-pelan, Sayang," kata Justin. Langkah kaki Tamara terhenti saat melihat pelayan kesayangannya lewat. Dia memeluk Lauren dengan erat. "Selamat datang, Nona," kata Lauren. "Aku kangen Bibi. Aku bawain oleh-oleh loh buat Bibi," balas Tamara. "Nanti saja, Non. Anda istirahat dulu saja," kata Lauren. "Enggak.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD