Hari demi hari telah berlalu, Tamara sudah di pertengahan semester. Semua keperluan dia dibantu oleh Justin agar cepat kuliahnya. Bahkan pria itu makin posesif padanya, ditambah hati ini mereka akan kembali ke negara mereka. Saat ini mereka sudah berada di bandara untuk menunggu pengumuman keberangkatan. "Apa semua akan baik-baik saja?" tanya Tamara. "Semua akan baik-baik saja. Kamu jangan mikirin hal aneh-aneh deh," jawab Justin. Tamara menganggukkan kepala. Dia tanpa sengaja melihat seseorang menatap Justin sebentar. "Kak, aku mau ke toilet bentar," kata Tamara. "Jangan lama-lama," balas Justin. Tamara mengejar terus sosok itu hingga dia bisa menggapainya. "Max," panggil Tamara. Pria itu berbalik dan ternyata benar bahwa dia adalah Max, temannya. "Apa kabar, Tamara?" tanya Max.

