Tamara bersama Justin turun ke bawah lagi sambil bergandengan tangan. "Kalian kenapa turun lagi? Kalau Tamara kecapekan, istirahat saja," kata Renata. "Ini Tamara yang mau, Ma. Tamara mau lihat anak-anak kecil bermain," balas Tamara. "Ya sudah hati-hati ya. Temanin dia juga, Justin. Mama tidak mau Tamara kenapa-kenapa," kata Renata. "Siap, Ma," balas ustin. Kedua insan itu pergi ke taman rumah. Mereka melihat anak-anak sedang bermain perosotan di sana dan jungkat-jungkit serta ada yang main di bak mandi bola juga. "Wah, bahagia sekali anak-anak itu," kata Tamara melihat ke arah anak-anak yang bermain. "Duuk sini, Sayang. Jangan berdiri," perintah Justin. Dia tidak mau Tamara kelelahan. "Iya, Sayangku," balas Tamara. Justin duduk di samping Tamara sambil memperhatikan anak-anak kec

