Adopted

1089 Words

Justin mau tidak mau menerima permintaan Tamara. Dia tidak punya jawaban yang pas untuk perempuan itu. "Sherin, maafkan atas keributan yang kami perbuat," kata Tamara pada Sherin yang tertidur. Tamara membaringkan tubuh di atas sofa dengan kepala yang berada di paha Justin. "Selamat istirahat," kata Justin. Justin mengambil ponsel lalu menghubungi nomor orang tuanya. Tidak lama panggilan telepon itu tersambung. "Justin, kalian di mana?" tanya Renata. "Kami masih di rumah sakit. Tamara tidak mau pulang," jawab Justin. "Ya sudah, kami akan menyusul," balas Renata. Renata melihat panggilan itu sudah mati buru-buru membangunkan Romeo membuat pria itu mengerjapkan mata. "Ada apa, Ma?" tanya Romeo. "Pa, ayo kita menginap di rumah sakit," ajak Renata. "Hah, untuk apa?" tanya Romeo. "T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD