“Om, aku mau tanya sesuatu deh sama kamu,” Reva mengubah posisinya menjadi miring ke kiri, memandang Zidan di sebelahnya yang sedang sibuk bermain ponsel. Sekarang sudah jam 11 malam tapi keduanya belum berniat untuk tidur. Sedari tadi Zidan hanya memainkan ponselnya sementara Reva hanya berbaring melamun sambil menatap ke langit-langit kamar. Zidan melirik sekilas. “Nanya mah tinggal nanya aja,” ucapnya lalu kembali menatap layar ponsel. “Hm, kamu sebenarnya suka nggak sih sama Kak Risa?” pertanyaan itu sukses membuat Zidan berhenti dari kegiatannya, menatap Reva cukup lama. Sebenarnya pertanyaan itu sudah lama ingin Reva tanyakan, namun baru bisa di tanyakannya sekarang. “A-aku cuma nanya doang. Kenapa kamu menatapku seperti itu?” Reva menjadi gugup bila ditatap intens seperti itu. Zi

