“Nggak diangkat Ma,” ucap Reva ketika menghubungi suaminya. Ia baru saja pulang dari kampus dan hendak menghubungi Zidan untuk menyuruhnya pulang. Mamanya akan pulang hari ini dan Reva mau Zidan yang mengantarkannya. “Ya udah Mama pulang naik taksi aja. Mungkin Zidan lagi sibuk.” “Nggak apa-apa sendirian, Ma? atau aku temenin aja ya?” “Nggak usah. Kamu ‘kan juga baru pulang kuliah, pasti capek.” "Tapi Ma—" Tin tin! “Eh, siapa itu?” tanya Dina, Reva menggeleng tanda tidak tahu kemudian keduanya bergegas memeriksa ke depan. Ceklek! “Papa!” seru Reva ketika yang datang ke rumah adalah Papanya. Reno menyunggingkan senyumnya, merentangkan kedua tangannya menyambut Reva yang berlari ke arahnya. Dari jauh Dina tersenyum melihat interaksi anak dan suaminya itu. “Huaahh anak bungsu Papa ud

