Bab 42

1103 Words

3 minggu kemudian Plak! Rian menyentuh pipinya yang memanas, menatap tak percaya ke orang yang baru saja menampar pipinya. “Risa ... ada apa?” Dia bingung kenapa kekasihnya tiba-tiba datang ke kosannya pagi-pagi sekali dan langsung memberinya tamparan keras. Mata Risa berkaca-kaca, wajahnya memerah, dadanya kembang kempis seperti menahan kesal. “Aku kecewa sama kamu! Aku benci sama kamu!” kesal Risa seraya memukul-mukul tubuh Rian. “Aduh, aduh sakit Risa. Kamu kenapa sih? apa yang terjadi padamu?” Rian berusaha menggapai tangan Risa, mencoba menghentikannya. “Kamu itu yang kenapa?! dasar cowok bangs*t! Bisa-bisanya kamu pacarin aku tapi kamu malah suka sama adikku sendiri!” “Hah?!” Mata Rian terbelalak ketika mendengarnya. “Nggak usah pura-pura kaget kamu. Coba kamu jelasin ini apa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD