Ting! Ting! Ceklek! “Kak Risa!” Plak! Reva sontak menyentuh pipinya yang memanas, menatap kakaknya tak percaya. “Kakak kok datang-datang langsung nampar aku. Memangnya aku salah apa?” “Kamu itu memang nggak tahu diri ya! Udah punya suami tapi masih main belakang juga sama cowok lain parahnya dengan pacar kakaknya sendiri lagi.” “Hah!” Reva tidak mengerti dengan maksud perkataan kakaknya, semua ini terasa mendadak baginya. “Kakak ngomong apa sih? Aku nggak paham.” “Nggak usah sok polos kamu. Ayo ngaku! diam-diam kamu punya hubungan ‘kan sama Rian?” “Apa?!” Zidan muncul dari belakang Reva, melirik Risa dengan tatapan sinis. “Kamu ngapain di sini? dan kalau datang ke rumah orang itu baik-baik, jangan malah nuduh orang sembarangan.” “Saya nggak berbicara sama anda. Saya berbi

