Bab 31

1200 Words

“Reva, kamu bisa dengar Mama?” tanya Dina ketika Reva membuka matanya perlahan. Dina masih menggenggam erat tangan putrinya. Reva bisa melihat Mamanya samar-samar, mengedipkan matanya beberapa kali sampai penglihatannya jernih. “Mama,” Sudut bibir Dina terangkat, ia menciumi tangan anaknya beberapa kali. “Alhamdulillah, Reva. Mama senang sekali akhirnya kamu sadar. Apa yang kamu rasakan sekarang?” “Aku cuma pusing sedikit Ma. Tapi ....” Reva menggantung kalimatnya lalu mengedarkan pandangannya ke sekitar. “Ini di mana Ma?” “Kamu di rumah sakit. Memangnya kamu nggak sadar pas dibawa ke sini?” Reva mengernyitkan dahinya, bola matanya bergerak-gerak pelan, seolah sedang mengingat kejadian yang terjadi padanya sebelum berakhir di rumah sakit. Seketika matanya membola setelah mengingat se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD