Bab 101

3129 Words

“Sepertinya kamu masih belum berubah pikiran sampai sekarang, Sam,” celetuk Clarissa Magnolia sembari menggerakkan pisau peraknya, memotong daging steak premium yang tersaji di atas piring porselen dengan ketelitian yang terjaga. Dia sengaja mempertahankan nada bicaranya agar tetap terdengar santai, datar, dan tidak sedikit pun menunjukkan getaran gugup. Wanita itu bahkan merasa tidak perlu mendongak menatap sepasang mata Samudra secara langsung untuk mengetahui bagaimana reaksi keras pria itu terhadap kalimat sindirannya. Cukup dengan memperhatikan pergerakan tangan kekar Samudra dari sudut matanya. Detik itu juga, gerakan pisau Samudra yang sedang memotong daging langsung terhenti kaku di udara, sebelum akhirnya pria itu meletakkan alat makannya secara perlahan dan beralih memutar-muta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD