Malam ini, Mega terlelap di karpet bulu di bawah. Karena mengingat ranjang sang putri hanya muat untuk satu orang. Dan Mega bahkan tidak memakai selimut, dia terlalu gengsi untuk meminta selimut pada Radit di luar sana. Namun bukannya terlelap, Mega malah membuka matanya sepanjang malam. Dia benar benar tidak bisa tidur, padahal ini sudah jam 2 malam. Dia penasaran akan tempat ini, ingin berkeliling dan melihat beberapa perubahan di sini. Mega pun memutuskan untuk bangun dari tidurnya. Dia membenarkan letak selimut sang anak sebelum keluar dari kamar itu. Mengedarkan pandangannya, dia menatap sekilas pintu kamar Radit yang sedikit terbuka dan memilih tidak menghiraukannya. Dimulai dari dapur, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, bahkan kamar mandi luar, tidak ada yang beda sedikitpu

