"Mama Laras....itu...kakek Aji sakit terus-terus yah?" tanya Moti sambil memegang kue engkaknya. Laras yang sedang memotong kue engkak yang lain menghentikan gerakannya, ia melirik ke arah sang menantu. "Huuufff..." Laras menghembuskan napas susah. "Kakek Aji kan udah tua, yah begitulah sekarang kondisinya..." balas Laras lesu. Moti mengusap-ngusap perut buncitnya, selama dia di diagnosis hamil oleh dokter delapan bulan lalu, Randra dan lainnya memanjakaannya, yang paling antusias adalah Laras yang sudah lama mengidamkan cucu. "Tapi kakek Aji masih bisa lihat dan ngomong sama Momok lagi kan? Atau kakek Aji udah nggak kenal sama Momok lagi? Kan orang tua biasa udah pikun-pikun." Ujar Moti panjang lebar. Begitulah ia, kebiasaannya yang cerewet bertambah dua kali lipat semenjak dia hami
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


