"Em...Ran..." Moti melirik takut-takut ke arah tunangannya. Randra menoleh ke arah Moti. Randa sedang membersihkan sisa makanan yang menempel di sekitar bibir gadis itu. Terlihat Moti memilin-milin jemarinya, di dalam ruangan itu juga ada Jamaludin yang sedang berbicara dengan Agil. "Bilang saja, kau perlu apa?" Randra menatap ke arah Moti. "Em...itu...em..." gumaman itu terdengar tak jelas. Kebiasaan gadis ini muncul lagi dan sepertinya tak akan pernah hilang. "Moti..." ujar Randra pelan. Moti melirik takut-takut ke arah Randra, ia meremas-remas erat jemarinya. "Momok boleh lihat-lihat taman di luar?" tanya Moti berharap. Hening Semua mata memandang ke arah Moti. Moti menunduk, dia memilin-milin jemarinya. "Udah lama Momok nggak lihat matahari masuk, bunga juga...Momok pengen

