Dengan gerakan tangannya Ralph memerintahkan dua orang anak buahnya untuk memasuki halaman. Segera dua orang yang ditunjuk Ralph setengah berlari memasuki halaman, tubuh mereka sedikit membungkuk dengan S&W 29 teracung di tangan mereka masing-masing. Namun, baru dua langkah mereka memasuki halaman, kaki mereka sudah berhenti. Suara letusan senjata api dari dalam rumah kembali terdengar beberapa kali, kali ini dibarengi suara teriakan seorang pria yang meskipun dari jauh mereka yakin itu adalah suara Dean Oliver. Ralph melangkah maju –masih dengan membungkuk– menghampiri dua orang anak buahnya yang tidak meneruskan langkah mereka. Keduanya berhenti beberapa kaki di depannya. "Itu tadi suara detektif Oliver, Pak!" lapor salah seorang di antara mereka yang berambut cokelat gelap. Ralph

