Bab 47

2011 Words

"Kapan kita akan tiba di Northville?" Entah sudah berapa kali Jonathan menanyakan pertanyaan yang sama, sampai-sampai Sergio dan Matthew berpandangan. Sepertinya mereka memiliki pertanyaan yang sama –apakah Jonathan tidak bosan untuk menanyakan hal itu– karena seandainya saja boleh jujur mereka bosan mendengarnya. Ditambah mereka harus menjawab dengan jawaban yang sama, rasa bosan berubah menjadi kesal. Namun, semua semua kekesalan itu menguap melihat tingkah Jonathan. Pria itu tampak sangat gelisah, seolah ada yang mengganggu pikirannya. Sebagai orang yang sudah lama bekerja bersama Jonathan –mereka dulu adalah rekan kerja, Matthew sangat tahu sekali apa yang mengganggu pikiran pria itu. Jonathan pasti mengkhawatirkan anak itu, Dean Oliver. Ia tahu bagaimana perasaan Jonathan terhadap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD