Esha Butuh Perawatan Lebih!

1538 Words

Tengah malam, Fathan keluar dari kamar dia menatap pintu kamar sebelah, yaitu kamar dia dan sang istri. Sejak malam kemarin Fathan tidak lagi diperkenankan masuk. Meysha mengurung diri di sana, sehingga dia terpaksa mengungsi di kamar ini. Ami naik ke lantai atas, saat dia melihat anak lelakinya sedang melamun sambil memandang arah pintu kamar, perlahan Ami menghampiri. “Fathan.” Fathan tersentak, lalu menoleh , “Mama.” “Tidak bisa tidur?” Fathan tersenyum tipis. Perlahan dia mengangguk, “Fathan terus kepikiran dengan keadaan Esha.” Keluar napas keluhan dari mulut Ami. Meysha! Meysha… terus. Entah apa yang Fathan lihat dari gadis bodoh itu. Kalau dulu okey lah, ketika masih sehat jiwa raganya. Sekarang? sudah rusak jiwa raga, tapi entah kenapa anak lelakinya masih saja bertahan.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD