Pertemuan

4243 Words

Dini hari, tapi disatu ruang gedung Emperor masih terdengar suara keyboard computer. Tania dan Mike sibuk membuat proposal dan sesekali mereka berdiskusi. Mike sudah melepaskan jas dan dasinya. Kemeja yang tersarung dengan lengannya juga sudah sedikit dia lipat ke atas. Pun Tania juga sama. Blazer sudah di lepas dan rambutnya yang biasa tergerai sekarang sudah dia cepol tinggi. Bukan AC yang tidak berfungsi sehinggga mereka merasa gerah, tapi otak mereka yang selalu bekerja tanpa henti. Panas! gerah! Sementara itu di sofa ada Kiki dan Sifa. Dua perempuan ini setia menemani mereka, walau akhirnya ketiduran juga. Namun ini lebih baik dan nyaman, dari pada hanya mereka berdua yang tinggal dalam ruangan ini. Sadar tidak sadar adzan subuh pun berkumandang dan menyapa gendang telinga umat man

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD