Meysha berada di ruang kerjanya. Suntuk tidak aktivitas jadi lebih baik dia luangkan waktu untuk mengasah kemampuannya. Dia bisa belajar cepat, karena dia memang meliki minat di bidang ini. Kalau saja dia lulus kontes model waktu itu, maka dunia desain inilah yang akan di geluti. Hari ini Meysha sedikit kehilangan fokus. Mungkin karena hatinya masih memanggil baby. Berkali-kali Meysha tertusuk jarum karena tiba-tiba melamun. “Auch!” Meysha langsung membelek ujung jari manisnya yang sudah berdarah. Meysha mengeluh, “Oky, fine! Aku hentikan sekarang.” geram Meysha sendiri, dia membawa diri dan berjalan menuju kursi. Tisu diambil, darah di tangan dibersihkan. Ada kegiatan tapi tidak bisa fokus. Tidur? ah, bosan. Ikut membantu mbok Niniek, pasti di ceramahi oleh seisi rumah, bisa berdarah t

