(Warning 21+) "Aaaaa!" teriak Natasya ketika melihat Kenan melepaskan handuknya begitu saja di depan cermin meja rias. Wanita itu menutup wajah dengan kedua tangannya. Kakinya bergetar hebat yang kian lemas setiap detiknya. "Kamu ngapain lepas handuknya?!" Kenan terlonjak kaget, dia menghela napasnya kasar. "Siapa suruh kamu masuk kamar saya sembarangan?" Kenan baru saja selesai mandi. Lagi pula dia masih mengenakan boksernya, tidak benar-benar telanjang. Ya meski pun bokser itu bisa disamakan dengan celana dalam, begitu ketat dan membentuk sempurna adiknya. "Pasang lagi handuknya!" bentak Natasya masih merengek. "Kalau saya tidak mau?" "Aku akan melenyapkan kamu! Pasang lagi handuknya ih, Ken!" teriaknya tak mau diam. Kakinya masih menghentak-hentak kasar pada permukaan lantai. K

