Setelah melakukan survei lokasi yang akan dijadikan tempat usaha-- toko bunga--untuk Natasya, Kenan mengajak wanita itu mengisi perut. Jam makan siang sudah terlewat, mereka tadi terlalu serius membicarakan banyak hal dengan orang-orang kepercayaan Kenan yang akan mengurus semuanya. Natasya tinggal terima bersih, berbagai macam hal ini dan itu sudah diurus dengan baik. Kurang apalagi coba kebaikan Kenan? Kenan juga memberikan kesempatan untuk Natasya mengatur sendiri desain toko bunganya--seluas dan sebesar apa pun boleh. Kemudian menentukan berapa orang yang akan bekerja--menyesuaikan besarnya toko, untuk pakaian dan aksesoris yang dipakai tentu saja masih sama dengan yang toko bunga sebelumnya. Semua sudah dibicarakan tanpa terkecuali, Natasya kelihatan sumringah sekali. "Kamu siang i

