Sayang

1626 Words

"Jangan terlalu berharap banyak dengan wanita ini, Arkan! Karena sampai kapan pun, Ibu tidak akan pernah sudi merestui pernikahan kalian," ucap Bu Ninik sengit sambil menatapku dan suamiku secara bergantian. Ya Allah. Sungguh, ini masih seperti mimpi saat dokter umum yang dulunya aku kenal hanya sebatas ipar, kini telah resmi menjadi imam dalam hidupku. Dan untuk yang kedua kalinya, Bu Ninik pun hanya setengah hati menerimaku sebagai menantu. Entah dapat dorongan dari mana, langkahku terayun ke depan kamar yang selama beberapa tahun sempat menjadi naunganku bersama lelaki yang masih mengisi hatiku sampai detik ini. Ya Allah, tak pernah terbesit dalam angan jika aku bakal bisa kembali lagi ke rumah ini sebagai menantu. Untuk anak Bu Ninik yang lain. Arkan Pramudya Munir. Pria misterius y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD