Talak dan Lamaran

1559 Words

Aku dan Mas Pram buru-buru keluar kamar untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Takut. Ya mendengar bagaimana Mayang bersuara, kami memang takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan pada Ibu. "Bu … jangan lakukan, Bu …." Mayang tersedu menatap sang ibu yang …. Astaghfirullah … jantungku seakan berhenti berdetak melihat drama yang tengah berlangsung di hadapanku. Mataku menatap tajam, mencoba memastikan benda apa yang Ibu pegang. Ya Allah …. Ibu … Ibu memegang racun rumput di tangannya? Apa dia serius ingin mengakhiri hidupnya hanya karena tak rela sang anak memutuskan untuk pergi bersama anak-istrinya? Bukankah pemikirannya teramat picik? Adakah Ibu di belahan dunia lain yang seperti mertuaku ini? Terlihat olehku, melihat sang ibu yang nekat ingin mengakhiri hidupnya, Mas Pram dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD